Senin, 14 Januari 2013

JASON AND THE ARGONAUTS


Jason Argonauths

Argonauths ya...? mungkin banyak yang belum pernah mendengar istilah ini. Tapi percayalah wahai sobat, kisah ini lumayan populer loh. Ya.. memang gak sepopuler Leonidas dan teriakan “THIS IS SPARTA” nya yang cetar membahama, tapi bagi para nerdish yang hobi melototin sejarah Yunani pasti minimal pernah tau lah istilah ini. 

Argonaut adalah kumpulan dari pelaut dan pahlawan dalam mitologi Yunani  pada masa sebelum perang Troya. Mereka dipimpin oleh Jason, putra Aeson dan bersama-sama melakukan perjalanan menuju Colchis (Georgia) dalam usaha untuk mendapatkan The Golden Fleece atau bulu domba emas. Nama mereka berasal dari nama kapal yang mereka gunakan dalam petualangan itu, the Argo, yang dinamai berdasarkan nama pembuatnya, Argus. “Argonauts” secara harfiah memiliki arti “Argo sailors” atau “pelaut-pelaut Argo”. Terkadang mereka juga disebut Minyans.

STORY

Cretheus adalah raja di Iolcan. Ia memiliki banyak sekali anak. Ketika ia meninggal, pewarisnya yang sah adalah Aeson, namun anak tirinya yang bernama Pelias merebut tahta dan menyatakan dirinya sebagai raja (Aeson dan Pelias adalah saudara seibu tapi berbeda ayah). Karena tindakannya yang tidak syah ini seorang oracle atau peramal memperingatkan Pelias bahwa seorang pewaris Aeolus (Aeolus adalah keturunan 3 dewa Yunani, Helen, Poseidon dan Hippotes dalam kisah Odysseuy) akan menuntut balas. Pelias yang cemas akhirnya membunuhi orang-orang yang menurutnya nampak sebagai pewaris Aeolus, namun ia tidak membunuh Aeson atas permohonan ibunya, Tyro. Sebagai gantinya ia mengurung Aeson dan memaksanya untuk menyerahkan tahta Iolcan.

Jason dan kapalnya Argo
Json, kapalnya Argo dan pasukan Argonauths'nya
Aeson memiliki anak bernama Diomedes. Merasakan ancaman, Pelias memerintahkan orang-orangnya untuk membunuh sang bayi. Namun Alcimede, Istri Aeson, berpura-pura kalau bayinya telah meninggal ketika dilahirkan. Diam-diam ia mengirimkan bayinya ke gunung Pelion dan disana sang bayi diasuh oleh seorang centaurus bernama Chiron. Ia pun memberikan nama baru kepada sang bayi, Jason. Meski telah yakin kalau putra Aeson telah mati, Pelias tetap merasa cemas kalau-kalau suatu saat ada orang yang menentangnya. Ia pun kembali menemui sang oracle untuk meminta nasehat dan sang oracle memperingatkannya untuk mewaspadai “pria dengan satu sandal”.

Bertahun-tahun kemudian, dalam pertandingan olimpic sebagai penghormatan kepada dewa Posseidon, Pelias bertemu kembali dengan Jason. Jason yang waktu itu sudah tumbuh dewasa, kehilangan satu sandalnya saat berusaha menolong seorang wanita tua (yang sebenarnya adalah Hera yang menyamar) menyeberangi sungai Anaurus. Hera memberi tahu Jason tentang siapa dirinya yang sebenarnya. Sadar kalau Jason adalah keponakannya, Pelias menanyakan kepada Jason apa yang akan ia lakukan jika bertemu dengan seseorang yang diramalkan akan menyebabkan kejatuhanmu? Jason pun menjawab kalau dia akan mengirim pria itu pergi menuju bahaya dan mengambil golden fleece. Mendengar itu, Pelias pun menyatakan bahwa itulah tugas Jason, bahwa dia harus membawa golden fleece jika ingin menjadi Raja. Golden Fleece bukanlah sesuatu yang mudah di dapatkan. Selain karena perjalanan menuju Colchis sangat berbahaya, benda itu juga dijaga oleh naga bengis yang tak pernah tidur. Pelias yakin Jason tidak akan mampu menuntaskan misinya dan mati dalam perjalanannya.  

Medea
Hayo lebih milih mana? Cewek sakti atau bulu domba??
Singkat cerita, Jason pun pergi berlayar bersama sekelompok pahlawan dengan kapal mereka, Argo. Mereka menyebut diri mereka Argonauts atau “Pelaut Argo”.  Dalam rombongan Jason, terdapat beberapa nama pahlawan besar seperti Herkules, Philoctetes, Peleus, Orpheus, Boreads, Castor dan Phollus. Sesuai dugaan Pelias, perjalanan Jason selalu diliputi oleh bahaya, mulai dari ras wanita yang hobi membunuhi pria, monster, Harpie, karang-karang penghancur, peri-peri penggoda sampai penyihir dan naga. Namun Jason dan rombongannya terus maju tanpa menyerah sampai akhirnya mereka tiba di pantai Colchis dengan selamat (meskipun dengan sedikit kehilangan).

The Golden flece
Demi Zeus.. Bulu domba itu sudah terlalu mainstream.

Di Colchis, Jason mengklaim golden fleece sebagai miliknya. King Aeetes, Raja Colchis, tidak mau menyerahkan bulu domba emas dan memberikan pada Jason 3 tugas. Jason sangat frustasi dengan tugasnya yang sangat berat, namun Hera membantunya dengan meminta Aphrodite (dewi cinta), membuat Medea, putri raja Aeetes jatuh cinta kepada Jason. Dengan bantuan Medea, Jason berhasil menuntaskan tugas-tugasnya yang antara lain: Membajak tanah dengan kerbau api, menebarkan gigi naga, yang nantinya akan tumbuh menjadi pasukan keji (yang kemudian harus dikalahkan oleh Jason), dan yang terakhir merampas The Golden Fleece dari sang naga. Bersama Medea dan sisa pasukan Argonauts, Jason melarikan diri dari Colchis dan kembali ke Iolcan. Namun meskipun Jason telah sukses dalam misinya dan membawa pulang the golden fleece, Pelias tidak mau menepati janjinya untuk menyerahkan tahta. Medea lantas membuat sebuah rencana. Ia meyakinkan putri-putri Pelias bahwa dirinya mampu merubah seekor domba tua menjadi muda lagi dengan memotong tubuh mereka dan merebusnya dalam ramuan ajaib. Dalam demonstrasi itu, seekor domba muda meloncat dari dalam kuali. Terkesan akan “tipu daya” Medea, mereka pun memotong-motong tubuh Pelias dan melemparkannya ke dalam kuali dengan harapan sang ayah bisa kembali muda. Namun ternyata Medea tidak memasukkan ramuan ajaib itu dan Pelias pun tewas.

Jason dan Medea
Jason dan Medea, Love is hurt darling.
Kesempatan ini digunakan Acastus, putra Pelias, untuk merebut tahta. Ia mengusir Jason dan juga Medea dari Iolcan. Penduduk Iolcan yang takut pada kemampuan sihir Medea pun menyetujui keputusan ini.  Jason lantas tinggal di Corinth dimana dia menikah lagi dengan putri Raja Corinth. Medea yang cemburu lantas membunuh sang putri beserta keturunannya dan melarikan diri ke Athena. Jason yang kini menjadi raja Corinth menyerang Iolcan dan berhasil membunuh Acastus. Namun meskipun cita-citanya telah terpenuhi, ia tidak pernah merasa bahagia. Diceritakan bahwa dia tewas saat tertidur sendirian disamping kapalnya, Argos. Sebuah batang kayu jatuh dan menghantamnya di kepala, membunuhnya seketika

************

Yuphh... tidak dapat dipungkiri kalau mitologi yunani adalah salah satu yang paling kaya di dunia; mulai dari kisah dewa-dewa mereka yang penuh skandal, monster a.k.a Titan yang sangat banyak jenisnya, kisah kepahlawanan yang heroik sampai kisah romance yang rumit dan full intrik (Ingat kisah Troy...? itu contoh kasus cinta yang berbuah intrik dan berujung pada peperangan dengan heroisme dan penghianatan bercampur menjadi satu). Saya rasa dalam mitologi kuno sangat sulit rasanya mencari sesuatu yang benar-benar putih maupun hitam, bahkan para Dewa yang notabene harusnya “baik” juga mengembangkan sifat layaknya manusia {bahkan terkadang lebih manusiawi daripada karakter manusianya. Hahaha...!!} . Oke... saya gak akan sok-sok menganalisa karena nanti hasilnya pasti subjektif. Intinya saya senang bisa ngewes di blog ini lagi. Setelah sekian lama blog ini tak terurus akhirnya saya berkesempatan mengurusnya lagi. Yah.. maafkan saya dan kehidupan saya yang membosankan, tapi memang mencari waktu luang untuk menulis itu sangatlah susah. Hahahaha... #ditabok#

TRIVIA

-          Jason memiliki banyak ibu dalam banyak versi. Alcimede adalah yang paling umum digunakan. Selain itu ada juga beberapa nama yang disinyalir sebagai ibu Jason yang sebenarnya, antara lain:
·         Polymede atau Polymele Atau Polypheme, putri Autolycus
·         Amphinome
·         Theognete, putri Laodicus
·         Rhoe
·         Arne atau Scarphe
Ini entah ahli sejarahnya yang bingung atau Aeson’nya yang demen selingkuh saya juga gak tau. -_- a

-       Sebenarnya gak ada daftar pasti berapa dan siapa saja yang menjadi kru Argonauths, hanya saja para ahli sepakat kalau jumlahnya sekitar 50-51 orang.

-     Pelias adalah putra Poseidon dan terlahir sebagai anak haram (tuh kan, dewa2 di Yunani memang suka main gila sama kaum mortal. :p )

-          Argonauths merupakan nama tim sepak bola di Toronto, Canada.

-Nerwen-
JasonArgonauth
Domba guling saos keju, asli buatan YU NANI. Jaminan mak nyooos..!!

2 komentar:

  1. Nice info.
    Sangat membantu sekali.

    BalasHapus
  2. agan ceritanya yg lengkap banyak skipnya kan sedih jadi kepo sendiri dah

    BalasHapus